Friday, 26 April 2019

LatteOrNever Official Channel YouTube!

Assalammualaikum everyone! 
Alhamdulillah so today, we are officially have our own YouTube channel. Yeay, so excited and yet so scared. There's a lot of things to think about before we do something right, so yeah. 
We're doing this because of a few reasons and targets/aims. 
We don't simply doing it just for our own sake but it is for EVERYONE, Insha aallah.

The aims of our YouTube Channel:
  1. Spread the good things/deeds (Dakwah)
    In order to spread the good things, we don't have to be those who graduated from the Islamic course or any specifically courses. It just need a true heart that wanna do ANY good things and believe that by doing these good deeds will help us in one day in Akhirah, Insha aallah. I'm no one but only a human being that live only for awhile in this dunya that owns by Allah (our creator). A few examples of a good deeds that we can make is helping the needy one near the road by giving them some food or even just lend a hand. Insha aallah, even though it looks like a really simple deeds, but we have to believe that Allah sent us to do good things to others because Allah knows that WE CAN and Allah loves us. Never lose hope in doing good things. It is okay to start from a small/simple deeds. Slowly and continuously doing it is much much better than do it drastically but can't be consistent.
  2. Encourage young people to use Youtube as one of the medium to do good things, to create an enjoyable hobbies which doesn't need to use money (payless).
    Nowadays, everything needs money whenever you go. Nothing is free unless you search for it. Chances are everywhere, and yet our young people nowadays we blinded by the scenario in social medias, newspapers that only shows all the negative cases instead of spreading the positive one. Parenting also play the important role in here, and nowadays everyone just give their kids gadgets just to make them silent or not disturbing others. I know that we're living in the gadgets era and we should really make useful of the gadgets properly. Gadgets can really harm us or make us better. The choice is in OUR HANDS. 

Do support our aims by SUBSCRIBED our channel and spread it!
(click on the text below for our YouTube channel)
↓


May Allah ease our journey to achieve all the aims. I am scared of doing this actually but this is life. Without challenges in life, it will not be a life. Life consists of obstacles and challenges. If we can go through our life, insha aallah, Allah will ease us in dunya and akhirah. We just need to add a bit spice in our journey to face those obstacles and challenges which is SABR (patience). Without patience, we won't be able to achieve our aims. Sometimes we failed, sometimes we success. There's no such a thing of a PERFECT LIFE if we don't go through those nightmares. 
So don't worry, buckle up and start adding our main spice in life (Sabr) to face those nightmares! 
We can do it!

Tuesday, 23 April 2019

Sebuah Kesilapan

Kesilapan itu sering terjadi,

WASPADA!

Jangan menyalahi tapi koreksi diri,
Di dunia tidak ada kesempurnaan,
Yang ada hanyalah sebuah kemaafan.

fath_deen

Tuesday, 16 April 2019

Get Started Now

Don't wait until everything is perfect,
It will never be perfect,
Life will always be challenging, 
Have obstacles, 
Less-than-a-perfect condition,
So what?
Get started NOW.
With each step you take,
You will grow stronger and stronger,
Become more and more skilled,
Become more and more confident,
Become more and more successful.

fath_deen

Monday, 15 April 2019

Seorang Yang Tabah

Mengalah itu TIDAK MUDAH,
Tapi yang pasti hidup itu TIDAK SUSAH,
Mengalahlah untuk MENGUBAH,
kerana yang mengalah itu pasti seorang yang TABAH.

fath_deen 

Saturday, 6 April 2019

New Era New Journey: Indonesia-Malaysia

Do have a look on our latest video about : New Era New Journey (Indonesia-Malaysia)

And don't forget to drop a Like 👍 and share it! 😁


Saturday, 17 November 2018

Surah At-Takatsur 102 : 1 - 8

Sekilas mengenai surah :
Secara ringkas, surah ini menceritakan tentang kelekaan manusia dalam mengejar kemegahan. Sehingga kelak mereka akan ke kubur (yakni mati). Kelak mereka akan tahu (akibat kelekaan mereka) dengan "ilmal yaqin". Mereka akan melihat "jahim"! Dan pasti kelak di akhirat semua manusia akan dipersoal tentang segala nikmat (yg telah dikurniakan kepadanya).

Info surah :
Surah at-Takatsur atau nama lainnya "al-Haakum" atau "al-Maqbarah" merupakan surah "Makiyyah" (turun di Makkah). Turun setelah surah al-Kautsar. Mengandungi 8 ayat dan merupakan surah yg ke 102 menurut urutan Al-Quran.

Penjelasan :
Ayat 1
ألهاكم التكاثر
Alhaakumut takaatsur.
"Kemegahan(bermegah megah) telah melekakan kamu".
- Pesan sekaligus celaan Allah Azza wa Jall bagi umat manusia yg terlalu sibuk mengejar kemewahan harta, kemegahan pangkat, anak, pengikut, termasuk leka mencari ilmu, sekaligus berbangga-bangga denganya sehingga lupa persiapan akhirat. Mereka lalai dari menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Memang sifat manusia mudah leka dengan kemewahan.

Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Abdullah ibn As-Syakhir berkata :
"Aku tiba di samping Rasulullah SAW dan baginda membaca al-haakumut takatsur (kemegahan telah melekakan kamu), sabda Nabi SAW :
يقول ابن آدم : مالى مالى، و هل لك من مالك إلا ما أكلت فافنيت، أو لبست فأبليت، أو تصدقت فأمضيت.
Anak adam (manusia) berkata :
Hartaku, hartaku. "(Hai manusia) tidaklah kau mempunyai harta kecuali apa yg engkau makan akan habis, atau apa yg engkau pakai bakal usang, atau apa yg kau sedekahkan menjadi tanda (di akhirat)".

Ayat 2
حتى زرتم المقابر
Hattaa zurtumul maqaabir.
"Sehingga kelak kamu menziarahi kubur"
- Sehingga kelak kamu menemui ajal, yakni mati dan ditanam ke dalam kubur!

Kata "zurtum" (زرتم) bermaksud "berkunjung". Biasanya kata ini digunakan untuk menyatakan kunjungan yg singkat, bukan untuk menetap di suatu tempat yg dikunjungi. Alam kubur atau lebih dikenali dengan alam barzakh merupakan persinggahan sementara sebelum kita akan berpindah ke alam yg kekal yakni alam akhirat. Maka digunakan kata ziarah atau berkunjung utk menggambarkan ia cuma singgahan sementara, sebelum kita berpindah ke alam akhirat yg kekal abadi.

Ayat 3
كلا سوف تعلمون
Kallaa sawfa ta'lamuun.
"Sekali-kali jangan! Kelak kamu akan tahu"
- Apa yg bakal kamu tempuh akibat kelekaan kamu dengan kemegahan dunia sehingga kamu lupa menegakkan ketaatan kepada Allah! Kelak kamu akan tahu akibat adalah azab!

Ayat 4
ثم كلا سوف تعلمون
Tsumma kallaa sawfa ta'lamuun.
"Kemudian, sekali-kali jangan! Kelak kamu akan tahu!"
- Pengulangan untuk menguatkan amaran pada ayat sebelum!

Ayat 5
كلا لو تعلمون علم اليقين
"Sekali-kali jangan! Kalaulah kamu tahu dengan ilmal yaqin!"
- Benar! Kalaulah kamu tahu apa yg bakal kamu hadapi di alam barzakh, dan pada hari kebangkitan kelak, kamu sama sekali tidak akan sibuk dengan kemegahan duniawi! Kamu akan mengetahuinya dengan "ilmal yaqin"!

Tingkatan ilmu terbahagi kepada 3 :

1. Ilmul yaqin (علم اليقين) : Pengetahuan yg kita peroleh dari Al-Quran dan Assunnah. Kita belum menghadapinya namun kita tahu melalui sumber yg benar (yakni al-Quran dan assunnah).

2. 'Ainul yaqin (عين اليقين) : Apabila kita menyaksikannya (syurga atau neraka) di hadapan mata. Ini lebih kuat dari ilmul yaqin.

3. Haqqul yaqin (حق اليقين) : Derajat yg tertinggi. (Mengetahui, melihat, dan merasa, sama ada kenikmatan syurga atau azab neraka).

Ayat 6
لترون الجحيم
Latarawunnal jahiim.
"Kamu akan benar-benar melihat (neraka) jahim!"
- Demi Allah! Kamu akan benar-benar melihat api neraka Jahim di hari kiamat kelak dan merasakan azabnya!

Ayat 7
ثم لترونها عين اليقين
Tsumma latarawunnahaa 'ainal yaqiin.
"Kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainal yaqin!"
- Kelak kamu benar-benar akan melihat dengan pandangan yg nyata neraka "jahim" tanpa sikit pun keraguan kerana ia pasti! Sesuai firman Allah SWT :

وَرَأَى الْمُجْرِمُونَ النَّارَ فَظَنُّوا أَنَّهُمْ مُوَاقِعُوهَا وَلَمْ يَجِدُوا عَنْهَا مَصْرِفًا
Dan orang yang berdosa melihat neraka, lalu mereka menduga, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya, dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya. (Al-Quran 18:53).

"Ainul yaqin" seperti yg kita sebut sebelum, merupakan tingkatan ilmu yg lebih tinggi dari "ilmul yaqin". Ilmul yaqin segala pemahaman yg kita baca, yg kita dapat dari penjelasan Alquran dan as sunnah, tapi ainul yakin, penjelasan tersebut  bakal kita lihat kelak di hari kiamat.

Ayat 8
ثم لتسألن يومئذ عن النعيم
Tsumma latusna yawma idzin 'anin na'iim.
"Kemudian kelak kamu akan ditanya tentang nikmat-nikmat".
- Kelak kamu akan ditanya tentang nikmat dunia yg melekakan kamu dari amalan (persiapan ke) akhirat, dan kamu (akan) ditanya tentang bermacam-macam nikmat dunia, dari kesihatan, kelapangan, makan, minum, tempat tinggal dan berbagai lagi. (Syeikh Wahbah Zuhail).

Nabi SAW pernah satu ketika keluar, dari rumah terserempak dengan Abu Bakar dan Umar RAH, kerana lapar ingin mencari makanan. Mereka bertiga mendatangi rumah seorang ansar. Mereka disambut oleh isteri si ansar tersebut namun dia sendiri tidak ada di rumah kerana masih keluar mencari minuman. Selang berapa ketika, dia pulang. Menyambut baik Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar lalu menjamu mereka bertiga dengan minuman dan makanan. Selesai makan, Rasulullah SAW menatap Abu Bakar dan Umar seraya berkata :
و الذي نفسي بيده لتسألن عن هذا النعيم يوم القيامة، أخركم من بيوتكم الجوع ثم لم ترجعوا حتى أصابكم هذا النعيم. (رواه مسلم).
"Demi Zat yg jiwaku digengamanNya, sungguh kalian akan ditanya tentang nikmat ini pada hari kiamat (kelak). Kalian keluar dari rumah kelaparan dan tidak kembali sehingga kalian mendapat nikmat ini". (Riwayat Imam Muslim).

Pengajaran :
1. Jangan terlalu leka mengejar dunia sehingga kita lalai dari ketaatan kepada Allah, dan persiapan akhirat.
2. Akibat kelekaan dunia bakal kita lihat kelak ketika mati dan dikubur (alam barzakh), dan hari akhirat.
3. Alam barzakh merupakan tempat persinggahan sementara bagi manusia, sebelum memasuki alam yg kekal yakni akhirat.
4. 3 tingkatan ilmu. Ilmul yaqin, ainul yakin, haqqul yakin.
5. Semua kita akan dipertangungjawab dengan segala nikmat yg telah Allah SWT kurniakan kepada kita di hari perhitungan.

Wallahualam.
Alhamdulillah, selesai tulisan seluruhnya atas bantuan Allah Azza wa Jalla.

Demikian surah at-Takatsur.

Toleransi Beragama ( Why we can't wish others Merry Christmas?)

Inilah yang dimaksud, TOLERANSI BERAGAMA.

 Indahnya saling mengingatkan.
    Menjelang NATAL..

Muslim : "Bagaimana natalmu? "

David   :
 "Baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku.?"

Muslim :
"Tidak, Agama kami menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu. Tapi urusan ini, agama saya melarangnya.!"

David :
"Tapi kenapa..? Bukankah hanya sekedar kata2..?

Muslim :
"Benar....
Saya mejadi muslimpun karena hanya sekedar kata2, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat.

Saya halal menggauli istri sayapun, karena hanya sekedar kata2 yaitu akad nikah, dan....

Istri saya yg sa'at ini sedang halal saya gaulipun bisa kembali menjadi haram atau zina jika saya mengucapkan kata talak atau cerai, padahal hanya sekedar kata2.

David :
"Tapi teman2 muslimku yang lain mengucapkannya padaku..?" .

Muslim :
 "Ooh...mungkin mereka belum faham dan mengerti.
 Ohya, bisakah kau mengucapkan dua kalimat Syahadat David?! "

David :
"Oh tidak, saya tidak bisa... Itu akan mengganggu Keimanan saya..!"

Muslim :
"Kenapa? Bukankah hanya kata2 toleransi saja? Ayo, ucapkanlah..!!"

David :
" Ok ok..sekarang, saya paham dan mengerti.."

Inilah yang menyebabkan BUYA HAMKA, memilih meninggalkan jabatan Dunia, sebagai Ketua MUI. ketika didesak pemerintah untuk mengucapkan ;

         "SELAMAT NATAL"

Meskipun anggapan, hanya Berupa kata-kata keakraban.

Atau sekedar toleransi, namun disisi Allah, nilainya justru menunjukkan kerendahan AQIDAH.

Banyak sekali muslim, yang tidak faham, dan tidak mau mengerti akan konsep ilmu Agama, yang disisi lain, mereka faham akan ilmu2 umum. yang sifatnya tiada kekal, tidak ada gunanya, untuk keselamatan AKHIRATnya yang Abadi nanti.

Bila Pesan ini, bisa ditularkan ke yang lain, berarti kita telah berda'wah kepada orang banyak.

Selamatkan Aqidah keluarga kita dan Saudara Muslim lainnya.

   "Lakum diinukum, waliyadiin" ntukmu agamamu dan untukku agamaku.(QS. Alkafirun)

#MerryChristmas #HariNatal #AgamaIslam